Perbedaan payudara kencang dan kendur

Perbedaan payudara kencang dan kendur dapat dilihat secara kasat mata dan dapat diamati secara mandiri oleh kalian.

Payudara kendur saat ini menjadi salah satu hal yang ditakuti oleh kebanyakan wanita, karena di usia mudapun juga bisa mengalami kendala dari payudara kendur.

Di lain sisi, banyak gaya hidup atau pola hidup yang tidak seimbang oleh wanita saat ini yang memicu terjadinya payudara yang semakin mengendur, mulai dari asupan makannya, hingga aktivitas yang dilakukan.

Berikut New Briswa Official rangkum mengenai apa saja perbedaan payudara kencang dan kendur yang terlihat dengan jelas.

Perbedaan Payudara Kencang dan Kendur

Perbedaan payudara kencang dan kendur

Payudara Kencang

Payudara kencang merupakan idaman bagi setiap wanita, di mana ini menjadi salah satu aset berharga bagi dirinya sendiri maupun masa depannya.

Beberapa karakteristik atau ciri-ciri payudara kencang pada wanita, seperti:

  • Saat menggunakan bra, posisi payudara terasa seperti pas dan tidak turun
  • Posisi payudara yang tidak melorot
  • Posisi puting juga tidak melorot

Di lain sisi, payudara yang kencang dan sehat ditandai dengan tak adanya benjolan, memiliki kulit di sekitar payudara yang halus, kulit tidak terkelupas, dan tidak adanya cairan yang keluar dari puting.

Berikut ini beberapa cara merawat payudara agar tetap sehat dan kencang secara alami:

  • Menggunakan atau memilih bra yang tepat. Mengenakan bra yang tepat bisa menghindarkan kamu dari berbagai macam masalah kesehatan, seperti halnya nyeri leher. Gunakan bra sesuai dengan fungsinya masing-masing, misalkan akan berolahraga maka gunakan sport bra.
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal. Berat badan yang terlalu cepat naik ataupun turun bisa mengurangi tingkat elastisitas kulit pada sekitar dada. Hindari untuk melakukan aktivitas diet ekstrem.
  • Olahraga secara rutin. Olahraga tidak hanya penting bagi kesehatan tubuh, tetapi juga penting dalam mengencangkan otot di sekitar payudara. Olahraga yang direkomendasikan seperti push up, plank, hingga angkat beban.
  • Berhenti merokok. Merokok menjadi salah satu kebiasaan buruk remaja saat ini. Merokok berpengaruh pada aliran darah terhambat, oksigen terhambat, dan bisa merusak kolagen yang menyebabkan kulit menjadi mengendur.
  • Konsumsi makanan yang bergizi. Konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, mulai dari sayur, buah-buahan, makanan laut, telur, dan kacang-kacangan sangat baik bagi tubuh. Di lain sisi, antioksidan, vitamin, dan omega-3 bisa menjaga elastisitas kulit dan meminimalisir risiko munculnya keriput di sekitar payudara.
  • Mengatur posisi tidur dengan baik. Disarankan untuk tidur dengan posisi telentang agar bisa menopang payudara dengan optimal. Hindari untuk tidur menghadap ke samping, yang selain berbahaya, ini juga bisa memicu timbulnya kerutan.

Payudara Kendur

Payudara kendur menjadi salah satu kendala yang umum dialami oleh sebagian besar wanita, biasa disebut dengan nama ptosis payudara dalam istilah medis.

Beberapa hal menjadi penyebab seorang wanita bisa mengalami payudara kendur, seperti hormon, keturunan, hingga kebiasaan gaya hidup yang buruk.

Beberapa karakteristik atau ciri-ciri payudara kendur pada wanita, seperti:

  • Saat menggunakan bra, posisi payudara agak sedikit turun
  • Posisi payudara yang melorot di bawah lipatan payudara
  • Posisi puting di bawah lipatan bawah payudara

Ligamen di payudara yang biasa disebut dengan ligamen cooper memiliki fungsi dalam mengangkat dan menopang payudara.

Seiring dengan berjalannya waktu, ligamen ini bisa meregang dan bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya payudara kendur.

Berikut ini beberapa hal yang menjadi pemicu atau penyebab payudara kendur:

  • Usia yang tak lagi muda. Usia yang semakin tua atau penuaan ini menjadi masalah paling umum terjadinya payudara kendur. Saat seorang wanita bertambah tua, maka ligamen secara alami meregang dan hilang akan elastisitasnya.
  • Terjadi kenaikan atau penurunan berat badan drastis. Kenaikan atau penurunan berat badan drastis ini bisa mempengaruhi kandungan lemak di jaringan payudara. Akibatnya, kulit yang harusnya diisi oleh jaringan lemak menjadi melorot dan bisa mengurangi kekencangan payudara.
  • Faktor keturunan. Lebih dari itu, payudara kendur ini juga bisa diakibatkan oleh faktor keturunan. Faktor genetik inilah yang bisa mempengaruhi kekuatan ligamen cooper seseorang.
  • Jumlah kehamilan. Uniknya, semakin banyak anak yang dimiliki wanita, payudara juga bisa semakin meregang. Akan tetapi, hal ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan proses menyusui.
  • Kekurangan kolagen. Kolagen menjadi protein yang mempunyai fungsi dalam membentuk struktur, kekenyalan, dan peregangan pada kulit, termasuk juga pada bagian payudara. Jika seorang wanita mempunyai kadar kolagen rendah, maka fungsi juga menjadi terganggu.
  • Kadar hormon estrogen yang dimiliki rendah. Kadar estrogen rendah bisa memicu jaringan ikat di payudara kehilangan elastisitasnya. Perubahan ini bisa membuat payudara menjadi lebih kecil dan melorot atau kendur.
  • Kebiasaan merokok. Merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk, entah itu bagi pria maupun wanita. Merokok ini bisa membuat kulit kehilangan elastisitasnya, sehingga wanita yang merokok jauh lebih mungkin mengalami penurunan payudara.

Sepatah Kata dari Kami

Perbedaan payudara kencang dan kendur dapat dilihat secara kasat mata dan bisa dirasakan sendiri oleh kamu sebagai seorang wanita.

Payudara yang kendur tentu akan sangat terasa saat menggunakan bra ataupun saat beraktivitas sehari-hari dengan tidak nyaman seperti biasanya.

Sementara itu, pola hidup atau gaya hidup yang buruk, seperti salah satunya merokok malah sangat tidak direkomendasikan dan harus segera dihindari, karena bisa memicu risiko terjadinya payudara kendur.

By Habibullah

SEO Expert (4+ years) • Digital Marketing Agency (now) • Manage 11 sites with 2M+ page views • Business inquiries: https://linktr.ee/habibullahaf

Leave a Reply

Your email address will not be published.